Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Tenggara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi Tenggara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Juni 2023

Puluhan tahun tak berharap bayaran

Pada saat pendistribusian Al-Quran di pulau Batu Atas timur, team BWA singgah di TPQ Ar rahim yang dibina oleh ustadzah Wayku. Beliau mempersilahkan tim BWA masuk melihat langsung santri yang sedang belajar Iqro dan Al-Quran. 

Sore itu jumlah santri yang hadir ada sekitar 30 Santri sedangkan kondisi yang team BWA lihat di rak penyimpanan buku-buku hanya terdapat beberapa Al-Quran saja yang layak pakai, dan Al-Quran yang lainnya banyak sudah lusuh dan tak layak pakai. 

Ustadzah Wayku menceritakan kepada kami bahwa beliau ini sudah mengajar lebih dari 40tahun sejak masih remaja hingga kini sudah memiliki cucu. Tidak ingin anak-anak generasinya buta huruf Al-Quran ustadzah Wayku pun tidak mengharapkan bayaran dari orang tua santri karena memang ustadzah paham betul kondisi ekonomi masyarakat pulau mencari uang itu setengah mati bergantung dengan kondisi alam laut. 

Tapi alhamdulillah sudah 2 periode kepala desa batu atas timur mulai memperhatikan guru ngaji, sebulan ustadzah Wayku mendapat intensif dana desa 150rb yang diberikan per 6 bulan sekali.

Selama kekurangan Al-Quran dari BWA 2016 lalu ustadzah Wayku menyisihkan uangnya untuk membeli Al-Quran ke Bau-bau 2-3 buah Al-Quran untuk mengaji bergantian.
Read More

1 Al-Quran setara 600ribu

Setelah 23 jam berlayar dengan kondisi ombak yang cukup keras dari arah timur laut. Alhamdulillah akhirnya sampai juga di pulau Batu Atas tepatnya di desa Batu Atas Timur

Selama dikapal memang serba salah kalo sudah musim ombak keras, tiduran bosan duduk pun badan oleng. bahkan beberapa santri mabuk laut selama perjalanan dan yang lebih sengsaranya santri tidak bisa memasak dengan kondisi kapal yang di ombang ambing gelombang laut, dan akhirnya team pun harus bertahan menahan lapar ditengah gelombang laut. 

Dari kejauhan pulau batu atas sudah agak nampak namun di waktu subuh ini kami masih belum bisa sandar di pelabuhan hingga akhirnya menunggu gelombang reda. Jam 10.30Wita kami sandar agak ke tengah laut karena dermaga nya agak dangkal khawatir kapal kami karam. 

Jam 11.00 team kedaratan jumpa dengan Kepala Desa Batu Atas Timur. Bapak Anhaluddin sedikit perkenalan dari team BWA dengan maksud tujuan membagikan Al-Quran wakaf dan iqra. 

Sebagai kepala desa saya sangat terharu sekali kedatangan saudara dari jauh yang sedia datang di Pulau terpencil ini di ujung Sulawesi Tenggara, apalagi ini Mulia sekali membawa Al-Quran wakaf untuk masyarakat kami. Pernah datang juga bantuan dari Badan Wakaf Al-Quran tahun 2016 lalu sebanyak 1000 buah Al-Quran untuk 1kecamatan/7desa yang sampai saat ini kondisi Al-Quran nya sudah rusak. 

Semenjak belum adanya bantuan Al-Quran lagi, masyarakat kami kalau membeli Al-Quran harus ke kota Bau-bau. yang jika diuangkan Al-Quran sekarang Rp130.000 ditambah ongkos naik kapal pulang pergi kalo dihitung 600ribuan. Artinya satu Al-Quran bisa seharga itu. ujar Bapak Anhaluddin. 

Beliau menyebutkan di desanya ini terdapat 6 TPQ alhamdulillah yang diberikan BWA untuk desa kami ada 560 buah yang insyaallah setiap Kepala keluarga disini mendapatkan 1buah Al-Quran. Dengan semangatnya team BWA langsung diajak berkeliling desa membagikan AlQuran ke TPQ dan ke masyarakat. 

Barakallahu tanggapan masyarakat sangat luar biasa salah satunya ibu Wa Ode Amira yang mendapatkan Al-Quran saat team BWA berkeliling desa. Beliau menyampaikan rasa terimakasih yang sangat dalam tahun ini dapat Al-Quran padahal tahun 2016 lalu beliau berharap agar dapat Al-Quran juga tapi karena sedang pergi sehingga tidak kebagian. semoga menjadi pahala jariyah untuk para pewakif aamiin.
Read More